Postingan

AKHLAK-AKHLAK RASULULLAH MUHAMMAD SAW

Gambar
AKHLAK-AKHLAK RASULULLAH MUHAMMAD SAW Oleh: Irsyad Syafar 1. SHIDQU (JUJUR) Ash Shidq secara bahasa berarti jujur atau berkata benar. Orang yang jujur dan berkata benar disebut dengan shaadiq . Secara istilah, Ash shidqu adalah berkata dan bersikap dengan jujur dan benar, sesuai dengan realita dan kenyataan, dan sesuai dengan isi hati seseorang yang berkata tersebut. Lawan dari shidqu adalah kadzib (bohong). Yaitu berbicara tidak jujur, tidak sesuai kenyataan dan tidak sesuai isi hati pembicara. Kalau Anda berkata, “Saya membuat dan menjual mobil.” Dan kenyataannya memang Anda telah membuat dan menjual mobil, maka Anda telah jujur (Shiddiq). Atau Anda katakan, “Saya kemarin berjumpa si Fulan” dan memang Anda telah berjumpa dengannya kemarin, maka Anda telah berkata jujur. Sebaliknya jika kenyataannya Anda tidak ada membuat dan menjual mobil atau tidak ada berjumpa dengan si Fulan, maka Anda telah berkata bohong (tidak jujur). Ash Shidqu juga berlawanan dengan nifaq (kemunafiqan...

2.3.a.9. Koneksi Antarmateri - Coaching

Gambar
  2.3.a.9. Koneksi Antarmateri - Coaching   Ali Usman, S.S., M.Pd. SMP Perguruan Islam Ar Risalah CGP Angkatan IV Kota Padang Pemaparan berikut adalah sebuah kesimpulan dan penjelasan mengenai peran saya sebagai Penuntun (Sistem Among) atau seorang  Coach  di sekolah dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya di Modul 2 yakni Pembelajaran Berdiferensiasi dan Pembelajaran Emosi dan Sosial. Refleksi dari pemahaman atas keseluruhan materi Modul 2.3 bagaimana keterampilan coaching dapat membantu profesi saya sebagai guru dalam menjalankan pendidikan yang berpihak pada murid.   Pengertian Coaching Menurut Para Ahli Pengertian coaching menurut para ahli adalah: 1.       Sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimana coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribadi dari coachee (Grant, 1999). 2.   ...

2.1.a.9. Koneksi Antar Materi - Modul 2.1

Gambar
  2.1.a.9. Koneksi Antar Materi - Modul 2.1 PEMBELAJARAN BERDIFFERENSIASI  Ali Usman, S.S., M.Pd. SMP Perguruan Islam Ar Risalah CGP Angkatan IV Kota Padang Pembelajaran berdifferensiasi adalah pembelajaran yang di dalamnya terdapat serangkaian kegiatan yang disusun secara sistematis oleh guru agar mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan murid yang berbeda di dalam kelas atau lingkungan sekolah. Sebagai guru, tentunya dipahami bahwa jumlah murid yang diajar di dalam kelas memiliki keberagaman tersendiri karena sejatinya setiap murid memiliki keunikannya masing-masing. Dengan keunikan tersebut, guru sebagai pendidik bertindak sebagai fasilitator dalam memahamkan materi kepada murid dan memfasilitasi agar semua murid mampu memproses ide atau informasi yang diperolehnya serta mampu mengembangkan suatu produk sesuai dengan kemampuan muridnya masing-masing. Untuk itu, pada pembelajaran berdifferensiasi, perlu persiapan atau strategi pembelajaran yang tepat dari guru baik meliputi dif...

Pernyataan Sikap BPP FLP Agar Kasus Pelecehan dan Perundungan Terhadap MS Tetap Berjalan Sesuai Koridor Hukum

Gambar
Pernyataan Sikap BPP FLP Agar Kasus Pelecehan dan Perundungan Terhadap MS Tetap Berjalan Sesuai Koridor Hukum Saat ini kasus hukum yang menimpa anggota Forum Lingkar Pena, MS masih berjalan. MS mengalami pelecehan dan perundungan oleh beberapa oknum rekan kerjanya di KPI. Sangat disayangkan, karena masih ada intervensi dari berbagai pihak yang berpotensi melemahkan proses hukum yang tengah berjalan. Untuk itu, kami mengeluarkan beberapa butir pernyataan sikap sebagai berikut: 1. Meminta kepada kepolisian terus memproses kasus MS, agar berjalan sesuai koridor hukum, hingga MS mendapat keadilan 2. Meminta kepada pihak-pihak lain untuk tidak melakukan intervensi, seperti mempertemukan MS dengan pelaku dan memberikan penawaran damai tetapi dengan poin-poin yang merugikan MS. 3. Meminta kepada media dan publik untuk terus mengawal kasus MS, hingga MS mendapatkan keadilan. Demikian pernyataan sikap dari Badan Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena. Semoga bisa menjadi bahan pertimbang...

SERIAL XXVII SIRAH UNTUK REMAJA

Gambar
SERIAL XXVII SIRAH UNTUK REMAJA 27. PERANG BADAR Oleh: Irsyad Syafar Setelah mendapat izin berperang dari Allah Swt. dalam membela diri dari penindasan dan kezhaliman Quraisy, Rasulullah Saw. menyempurnakan posisi dan kekuatan kaum muslimin di Madinah dengan menjalin kerjasama dan perdamaiaan dengan kabilah-kabilah di sekitar Madinah. Terutama kabilah yang berada di dekat jalur perdagangan menuju Syam atau menuju Makkah. Kesepakatan damai ini adalah demi fokusnya perhatian kepada ancaman-ancaman Quraisy. Setelah itu Rasulullah Saw. juga memperkuat posisi muslimin Madinah dengan berulang kali mengirim pleton tempur ke jalur perjalanan di sekitar Madinah. Mereka adalah pasukan bersenjata dengan kekuatan personil antara 20 sampai 300 orang. Pasukan-pasukan tempur ini rutin berkeliling dan melakukan razia di jalur Makkah menuju Syam di dekat kota Madinah. Pasukan seperti ini berfungsi untuk memberikan rasa gentar kepada Quraisy dan juga kabilah-kabilah sekitar Madinah. Sehingga...

SERIAL XXVI SIRAH NABI UNTUK REMAJA

Gambar
SERIAL XXVI SIRAH NABI UNTUK REMAJA 26. ANCAMAN QURAISY DAN IZIN BERPERANG Oleh: Irsyad Syafar 1. Ancaman dari Quraisy Kaum kafir Quraisy tidak senang dengan keberhasilan hijrah Rasulullah Saw. dan para sahabatnya ke Madinah. Bertahun-tahun mereka telah menekan, mengintimidasi dan bahkan melakukan penindasan terhadap Beliau dan kaum Muslimin selama di Makkah. Tujuannya adalah satu, mengakhiri adanya agama baru ini dan terus menjaga agama berhala bangsa Arab yang berpusat di kota Makkah. Namun nyatanya sekarang kaum muslimin berhasil hijrah ke Madinah, dan bahkan mendapat tambahan pengikut baru dari Madinah. Bagi Quraisy ini merupakan sebuah kekalahan telak sekaligus ancaman serius bagi posisi mereka di jazirah Arab. Kebencian dan kemurkaan mereka terhadap kaum muslimin semakin bertambah. Sebagaimana yang mereka perbuat saat hijrah sebagian kaum muslimin ke Habasyah, maka mereka juga melakukan komunikasi rahasia dengan tokoh-tokoh penting di Madinah. Komunikasi ini tujuannya...

SERIAL XXV SIRAH NABI UNTUK REMAJA

Gambar
SERIAL XXV SIRAH NABI UNTUK REMAJA 25. MEMULAI PERADABAN BARU Oleh: Irsyad Syafar Kaum muslimin sudah berada di negeri yang aman yaitu kota Madinah. Mereka semua berada di bawah satu komando dan kepemimpinan, yaitu Rasulullah Saw. Maka sebagian besar syarat untuk membangun dan memulai sebuah peradaban baru sudah terpenuhi. Rasulullah Saw. sudah dapat menata dan meletakkan pondasi sebuah peradaban baru. Ada 3 pilar utama berdirinya peradaban Madinah ketika itu: *1. Mendirikan Masjid Nabawi* Langkah pertama yang dilakukan Rasulullah Saw. di Madinah adalah membangun Masjid. Lokasinya adalah di tempat menderumnya unta Beliau ketika baru saja sampai di Madinah. Tanah tersebut adalah milik dua orang anak yatim. Keduanya berkenan menghibahkan saja tanah mereka untuk pembangunan masjid. Namun Rasulullah Saw. tidak bersedia, Beliau tetap membeli tanah tersebut senilai 10 dinar emas. Dilokasi tanah tersebut juga terdapat bekas kuburan kaum musyrikin, sisa bangunan lama yang sudah rus...